Survive

0 comments
Kadang aku berharap, dua telinga ini hanya mendengar apa yang perlu didengar.
Aku juga pernah berharap, dua mata ini hanya melihat apa yang perlu dilihat.
Dan semoga kepala ini hanya memikirkan apa yang memang perlu dipikirkan.

Ini sudah kesekian kalinya ya kamu datang. Kamu tidak bosan?


Untuk kesekian kalinya kamu mengantarkan surat kepadaku. Entah sejak kapan ini menjadi pekerjaan tetapmu. Hahaha~
Kali ini kamu masih mengantarkan surat yang sama. Sebuah suratan lintas dimensi pemberitahuan sebuah perlombaan.
Dua bulan ini kamu selalu memberikanku pemberitahuan tentang perlombaan ini. Lomba berpasangan yang berjudul "survival of the fittest". Dan kamu tau? I believe that we must not become the fittest to survive.

Itu lah alasan mengapa aku tidak tertarik untuk mengikuti lomba ini.
Itu keputusanku, sudah sangat bulat!

Tapi sejauh ini kamu tidak menyerah. Haha :)
Kamu memang pintar, kamu mencoba menciptakan suasana di mana seolah partnerku menginginkan kita masuk dalam perlombaanmu.
Aku tau strategimu, menciptakan keraguanku akan keputusanku.

Kali ini aku ingin bercerita, berharap cerita kecil ini dibaca oleh partnerku.
Agar ia dapat memberitahuku, bahwa ia juga tidak ingin masuk ke dalam lingkaran setanmu.
Ucapan yang akan menghilangkan keraguanku.

Hanya hal itu, yang akan membuatku tidak mendengar apa yang aku tau tidak perlu aku dengar,
yang membuatku percaya














WE WILL SURVIVE
 

Post a Comment